Bangkok Day#11 - Friday Praying in Ratchathewi
Setelah minggu lalu Jumatan di KBRI, sekarang aku dan temen-temen nyoba Jumatan di Ratchathewi (baca: Ratchadewi). Jumatan terakhir menjelang Ramadhan esok Ahad (24/9). Nggak sulit untuk mencapai mesjid ini.
Berhubung daerah mesjid ini dikenal daerah super-macet (Petchaburi Road Soi 7), untuk mencapai lokasi ini disarankan menggunakan BTS Sky Train. Turun di Ratchathewi, ikuti petunjuk si dalam stasiun menuju arah Krung Thai Bank.
Setelah menuruni tangga stasiun, menuju Krung Thai Bank (di sebelah kiri kita), terus jalan menuju perempatan, dan menyebranginya. Sesampai di seberang, ambil ke kiri menyusuri trotoar. Plang mesjid Darul Aman akan tepat berada dihadapan kita sekitar 4-5 menit berjalan dari perempatan. Setelah itu, belok kanan sekitar 10-15 meter, lokasi mesjid berada di sebelah kanan. Sepanjang menyusuri trotoar, suasana islami terasa menjelang dekat dengan lokasi mesjid, beberapa restauran muslim akan kita temui sepanjang trotoar, salah satunya Moslem Restaurant Mak Yah dan makin banyak lagi jumlahnya di sepanjang jalan di depan mesjid.
Lokasi kisaran mesjid ini dihuni oleh komunitas yang berasal dari wilayah selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia, yakni Narathiwat, Pattani, Yala, dll. Jadi jangan heran kalo mereka ngerti apa yang kita omongin, karena umumnya mereka biasa berkomunikasi dengan antar mereka dengan bahasa Melayu.
Dua perbedaan mendasar antara Jumatan di Mesjid Darul Aman dengan Jumatan di KBRI, yakni pertama bahasa pengantar dan kedua waktu masuk jumat. Di Darul Aman, meski komunitas sekitar mesjid dapat berbahasa Melayu (umumnya pendatang dari selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia), tapi bahasa yang digunakan tetap bahasa Thai, sedang di KBRI pastinya pake bahasa Indonesia dong.
Kalau di Darul Aman, jumatan dimulai pukul 12.30, di KBRI selalunya pukul 13.00. Entah kenapa? Pertama kali, kita kira emang waktu jumat jam segitu adanya, ternyata berbekal pengalaman di Ratchthewi, ternyata bukan adanya.
Aku jadi ingat pengalaman jumatan di Mesjid UI. Jam berapa pun waktu jumat waktu itu, mulainya selalunya jam 12.00, biar kata waktu jumat jam 11.30 kek, 11.45 kek, tetap aja mulainya jam 12.00. Selidik punya selidik ternyata disesuaikan jam istirahat orang rektorat.

Yang Unik: Di Mesjid Darul Aman ini, di tempat kita berwudhu, di depan setiap kran disediakan tempat duduk yang ditancap permanen. Jadi, kita wudhunya sambil duduk santai. Bagus … untuk mereka yang sudah uzur dan tak kuat berdiri lama.
